Pangeran Khaled, Pembisnis yang Sederhana

    0
    118

    manusiamasakini.co.id – Menjadi cucu raja sekaligus seorang pangeran dari salah satu kerajaan terbesar di dunia tentu menjadi suatu keistimewaan yang tak bisa dinikmati semua orang. Dengan jumlah kekayaan yang di atas rata-rata, seorang pangeran bisa lebih leluasa memiliki gaya hidup serba glamor. Stereotype itu sudah sangat melekat. Namun, pangeran Arab bernama Khaled bin Alwaleed ini punya misi lain selain mengejar popularitas dan harta.

    Pangeran berusia 38 tahun ini merupakan putra dari miliarder dan filantropi Alwaleed bin Talal yang merupakan keturunan langsung dari pendiri kerajaan Arab, Abulaziz al Saud. Artinya, ia adalah cucu jauh dari Raja Salman yang saat ini bertahta. Meski memiliki darah biru, tapi Khaled bisa dibilang berbeda. Ia adalah seorang aktivis lingkungan, pecinta binatang, dan vegetarian.

    Khaled pernah berbicara di forum bisnis di Riyadh tentang dampak konsumsi energi terhadap perubahan iklim. Sejauh ini, dia adalah satu-satunya pangeran dari kerajaan Arab yang mengakui bahwa bisnis dan perilaku konsumsi daging berlebihan punya kontribusi membuat bumi semakin panas. Dikutip dari National Observer, Khaled aktif berkampanye untuk hak binatang melalui organisasi seperti Mercy For Animals.

    Walau begitu, Khaled tak terlalu membanggakan masa lalunya. Pada 1990an, Khaled suka sekali berburu di Afrika Selatan. Tak hanya itu, Khaled dulu juga hobi mengoleksi mobil-mobil mewah. Kini, ia meninggalkan gaya hidupnya tersebut. Sekarang, ia memilih mobil ramah lingkungan Tesla Model X P90D. Selain itu, ia telah menjual seluruh sahamnya di industri minyak dan gas.

    Pria yang lahir di California, Amerika Serikat, ini merupakan pendiri KBW Investments. Perusahaannya tersebar di lima benua. KBW Investments memiliki investasi di bidang start-up teknologi dan perusahaan konstruksi. Dalam situs pribadinya, Khaled mengaku bahwa model bisnisnya menggabungkan inovasi dan stabilitas ekonomi di mana ia meyakini bahwa inovasi teknologi merupakan bagian penting dari perkembangan ekonomi.

    Ada yang menganggap bahwa karena ia telah menjadi aktivis dan sering berhubungan dengan para pelaku start-up, Khaled bisa membaur dengan mudah di lingkungan yang tak terlalu menyukai pakaian serba formal dan mewah. Hal itu ditunjukkan dengan seringnya ia memakai celana denim, jaket, dan sneakers biasa.

    TIDAK ADA KOMENTAR

    LEAVE A REPLY